Home Publikasi
Bupati Barito Kuala Lantik Rahmad Noor sebagai Camat Tabukan Definitif
Marabahan, 4 September 2025 – Setelah kurang lebih setahun menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tabukan sejak 01 Oktober 2024 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Barito Kuala, Rahmad Noor, S.AP kini resmi dilantik sebagai Camat Tabukan definitif.
Pada gambar bagian atas, Bapak Rahmad Noor, S.AP tampak berdiri mengenakan seragam dinas camat berwarna putih lengkap dengan atribut topi dinas. Ia berada tepat di samping kiri seorang pejabat bersorban hitam dan berbaju hijau yang sedang membimbing pengucapan sumpah/janji jabatan.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, pada 4 September 2025 di Aula Selidah. Prosesi tersebut juga diikuti 14 pejabat administrator yang terdiri dari camat dan pejabat struktural lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa proses rotasi maupun promosi adalah bagian dari penyegaran dan kebutuhan organisasi. Tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, “Camat harus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, dan menciptakan kenyamanan bagi warga,” ujar Bupati. (ig bkkpbaritokuala).
Dengan pelantikan ini, Rahmad Noor resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Plt dan kini mengemban amanah penuh sebagai Camat Tabukan. Ia menyampaikan komitmennya untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta mendukung program pembangunan daerah.
Sumber Foto : ig bkkpbaritokuala
Kecamatan Tabukan Menuju Bebas Sampah Lewat Inovasi Paving Block dari Limbah Plastik
Tabukan, 26 Agustus 2025 – Kecamatan Tabukan kini melangkah maju dalam upaya menciptakan lingkungan bebas sampah. Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Tabukan, dengan arahan Plt. Camat Tabukan, Rahmad Noor, S.AP mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) menggelar demo pembuatan bata press dan paving block berbahan dasar limbah plastik.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup, para Kepala Desa se-Kecamatan Tabukan, serta perangkat desa. Dalam sambutannya, Plt. Camat Tabukan, Rahmad Noor, S.AP, menegaskan bahwa inovasi paving block berbahan plastik bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi.
“Satu biji batako membutuhkan satu karung limbah plastik. Jika dikerjakan bersama masyarakat dan bekerja sama dengan BUMDES, hasilnya bisa dijual ke toko bangunan atau dipakai langsung oleh warga untuk halaman rumah mereka. Dengan cara ini, Kecamatan Tabukan bisa mewujudkan lingkungan bebas sampah,” ujar Rahmad Noor.
Adapun bahan dasar pembuatan paving block terdiri dari:
60% limbah plastik,
15% oli, dan
15% pasir sungai.
Melalui komposisi ini, sampah plastik yang kerap menjadi masalah di lingkungan justru dapat disulap menjadi bahan bangunan yang kokoh dan bernilai jual.
Kegiatan demonstrasi ini juga memberikan pengalaman langsung dalam proses produksi paving block. Harapannya, setiap desa di Kecamatan Tabukan mampu mengembangkan usaha serupa secara mandiri, dengan dukungan penuh dari BUMDES.
Dengan inovasi ini, Kecamatan Tabukan tidak hanya berupaya menyelesaikan masalah sampah plastik, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Senam Bersama dan Gerak Jalan Santai Semarakkan Kecamatan Tabukan
Tabukan, 16 Agustus 2025 – Pemerintah Kecamatan Tabukan menggelar kegiatan senam bersama yang dilanjutkan dengan gerak jalan santai, Sabtu pagi (16/08).
Acara yang berlangsung di Tabukan ini diikuti ratusan warga. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA dengan senam bersama yang dipandu instruktur, kemudian dilanjutkan gerak jalan santai dengan rute mengelilingi jalan utama Tabukan.
Suasana terlihat meriah, Keceriaan tampak jelas dari wajah para peserta yang antusias melaksanakan seluruh rangkaian.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Tabukan berharap menumbuhkan silaturahim sesama warga, sehingga tercipta rasa saling tolong - menolong dan kekompakan dalam membangun daerah.
Hadiri Evaluasi RAPBDesa Perubahan 2025 di Kecamatan Tabukan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Barito Kuala Berikan Arahan Strategis
Tabukan, 12 Agustus 2025 – Pemerintah Kecamatan Tabukan menggelar Evaluasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDesa) Perubahan 2025 di Aula Kantor Kecamatan Tabukan, Selasa (12/8). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabid Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, dan Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Usaha Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Barito Kuala, Plt. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Tabukan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Tabukan beserta perangkat desa terkait, meliputi Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan, dan perwakilan BPD.
Plt. Camat Tabukan, Rahmad Noor, S.AP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penggunaan minimal 20 % Dana Desa untuk ketahanan pangan harus difokuskan hanya pada kegiatan yang benar-benar mengolah dan memperkuat ketahanan pangan desa, bukan pada kegiatan yang tidak terkait langsung dengan sektor tersebut.
Hadir langsung dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Barito Kuala, Moch. Aziz, S.Sos, yang memberikan arahan strategis terkait pengelolaan anggaran desa. Dalam sambutannya, beliau menegaskan agar setiap desa mengalokasikan anggaran biaya retreat untuk kepala desa, dengan pelaksanaannya menunggu terbitnya surat edaran resmi.
Terkait program ketahanan pangan (ketapang), Moch. Aziz mengimbau desa untuk memfokuskan penggunaan anggaran pada penguatan produksi pangan lokal dan sesuai potensi desa masing - masing
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, Riska Larasati, SE, menekankan pentingnya ketepatan penggunaan dana penyertaan modal untuk BUMDes. “Penggunaan penyertaan modal BUMDes harus sesuai dengan proposal yang diajukan dan didukung oleh uji kelayakan usaha, sehingga dana yang digunakan benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah desa untuk menyesuaikan rencana anggaran perubahan tahun berjalan, sehingga sejalan dengan kebijakan pemerintah kabupaten dan kebutuhan riil masyarakat. Dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan dan pengelolaan BUMDes yang tepat sasaran, diharapkan setiap desa mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan warganya.
KECAMATAN TABUKAN GALANG SINERGI LINTAS INSTANSI BERSIHKAN SAMPAH PLASTIK
Tabukan, Kabupaten Barito Kuala – Puluhan aparatur lintas instansi bergotong royong membersihkan sampah plastik dari Desa Bandar Karya hingga Pasar Desa Tabukan Raya, Sabtu (9/8). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dimulai apel bersama di halaman desa. Acara ini diadakan oleh Kecamatan Tabukan yang dipimpin oleh Plt. Camat Tabukan, Rahmad Noor, S.AP.
Salah satu undangan khusus yang hadir adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Kuala, Abdi Maulana, S.STP., M.Si. Kehadiran DLH menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan pengurangan sampah plastik, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selain di hadiri Plt. Camat Tabukan Bapak Rahmad Noor, S.AP dan Jajaran serta DLH, turut pula hadir undangan dari Kapolsek Tabukan bersama anggota, Danramil dan anggota, Kepala Desa dan perangkat desa, KUA, tenaga kesehatan Puskesmas, Hansip, Ketua BPD, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Dengan mengenakan pakaian olahraga, peserta bergerak menyisir jalan, pasar, dan area pemukiman untuk mengumpulkan sampah plastik ke dalam karung. Di sejumlah titik, Seluruh Instansi tampak bekerja sama secara terkoordinasi dan penuh tanggung jawab dalam memungut dan mengangkut sampah. Mahasiswa KKN juga aktif berpartisipasi, dalam kesempatan ini juga menjadi kesempatan untuk langsung menyapa warga Kecamatan Tabukan.
Selain kegiatan lapangan, suasana disiplin kerja lintas sektor juga terlihat saat istirahat dan ramah tamah. Para peserta menikmati hidangan sederhana di warung dan pondok makan setempat.
Kegiatan berakhir menjelang siang dengan titik lokasi kebersihan terakhir di depan Pasar Desa Tabukan Raya, menandai suksesnya sinergi profesional antara pemerintah, aparat, tenaga kesehatan, dan mahasiswa dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Semangat Kolaborasi, ASN Kecamatan Tabukan Wujudkan Kerja Sama Tim yang Solid
Tabukan, 8 Agustus 2025 — Menunjukkan kekompakan dan semangat kerja sama yang tinggi, para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kecamatan Tabukan melaksanakan kegiatan bersama di halaman kantor, Jumat pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, Bapak Ariansyah.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh ASN saling bahu-membahu menyelesaikan tugas yang memerlukan koordinasi dan keterampilan teknis. Melalui pembagian peran yang efektif dan komunikasi yang solid, seluruh proses berjalan lancar, efisien, dan penuh semangat gotong royong.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa suasana kerja yang kolaboratif mampu membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta meningkatkan efisiensi dalam menjalankan tugas. Selain mempererat hubungan antar rekan kerja, kegiatan ini juga menciptakan lingkungan kantor yang lebih tertata dan nyaman.
Melalui momen kebersamaan ini, ASN Kecamatan Tabukan menunjukkan bahwa kerja profesional bukan hanya tentang menjalankan tugas secara individu, melainkan bagaimana menyatukan kekuatan dalam tim untuk mencapai hasil yang maksimal.
Gotong Royong Bersihkan Lingkungan, PLT Camat Tabukan Ajak Memungut Sampah
Tabukan, 8 Agustus 2025 — Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Pemerintah Kecamatan Tabukan menggelar kegiatan gotong royong membersihkan sampah plastik dan dedaunan di halaman kantor dan area luar pagar kantor kecamatan, Jumat pagi (8/8).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Tabukan, Bapak Rahmad Noor, S.AP, yang turut terjun langsung bersama para pegawai kecamatan, staf Kantor KB, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB).
Antusiasme dan semangat kebersamaan terlihat dari keterlibatan aktif seluruh peserta. Mereka memungut sampah plastik yang berserakan dan juga dedaunan yang menumpuk, baik di area kantor maupun di sepanjang pagar luar.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah kecamatan dan mitra kerja seperti lembaga pendidikan.
Kecamatan Tabukan Siap Sukseskan Program Santunan Kematian Pemkab Barito Kuala
Tabukan, 07 Agustus 2025 — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Sosial menggelar Rapat Pemantapan Pelaksanaan Bantuan Santunan Kematian yang dilaksanakan pada Jumat, 21 Maret 2025, bertempat di Ruang Rapat Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Barito Kuala mengenai Penetapan Besaran Bantuan Santunan Kematian.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan ASN dari seluruh kecamatan di Kabupaten Barito Kuala, yang secara khusus ditugaskan untuk menangani pelaksanaan bantuan santunan kematian di wilayah masing-masing.
Kecamatan Tabukan, Plt. Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Pelayanan, Bapak Amat Hardiansah, menegaskan komitmennya dalam memastikan pelaksanaan bantuan ini berjalan dengan tertib, tepat sasaran, dan sesuai regulasi. Ia menyampaikan bahwa bantuan santunan kematian merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang sedang mengalami masa duka.
Mahasiswa UMB Siap Laksanakan KKN-11 di Desa Teluk Tamba dan Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan
Tabukan, Barito Kuala – 1 Agustus 2025
Sebanyak 29 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) dijadwalkan akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-11 Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025 di dua desa di Kecamatan Tabukan, yakni Desa Teluk Tamba dan Desa Tamba Jaya. Pelaksanaan KKN ini berlangsung mulai 1 Juli hingga 30 September 2025, berdasarkan surat rekomendasi resmi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Kuala.
Desa Teluk Tamba akan menjadi lokasi pengabdian bagi 15 mahasiswa, yang berasal dari berbagai program studi seperti S1 Farmasi, S1 Keperawatan, dan S1 Pendidikan Matematika. Sementara itu, sebanyak 14 mahasiswa lainnya akan ditempatkan di Desa Tamba Jaya, membawa latar belakang studi dari S1 Farmasi, S1 Keperawatan, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, serta S1 Perbankan Syariah.
Pelaksanaan KKN ini mendapat dukungan penuh dari Plt. Camat Tabukan, yang menyambut baik kehadiran para mahasiswa untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui program pengabdian dan pemberdayaan desa. Pemerintah Kecamatan Tabukan berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat lokal.
Dengan semangat kolaboratif, para peserta KKN diharapkan mampu menghadirkan program-program inovatif yang menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial di desa binaan mereka.
Rekomendasi pelaksanaan KKN ini disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Barito Kuala, Suyud Sugiono, S.IP., MA, dalam surat bernomor 070/174/KESBANGPOL/2025 tertanggal 4 Juli 2025, dan ditujukan kepada Kepala Lembaga Riset dan Inovasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Kecamatan Tabukan Gelar Rapat Persiapan MTQ dan HUT RI ke-80
Tabukan, 22 Juli 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 dan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Kecamatan Tabukan menggelar rapat persiapan dan pembentukan panitia pada Kamis, 22 Juli 2025.
Rapat yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Tabukan pada pukul 08.00 WITA tersebut mengundang berbagai elemen penting wilayah, termasuk Danramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas, Kepala KUA, penyuluh KB, Kepala UPT Pendidikan, Kepala Desa se-Kecamatan Tabukan, serta kepala sekolah dari sekolah menengah pertama hingga menengah atas/ seerajat
Plt Camat Tabukan, Bapak Rahmad Noor, S.AP, sebagai pemimpin jalannya rapat, kegiatan ini penting guna memastikan perencanaan MTQ dan peringatan HUT RI berjalan dengan baik.
Selain membahas teknis pelaksanaan MTQ, rapat ini juga akan menetapkan struktur kepanitiaan untuk perayaan 17 Agustus
Pemerintah Kecamatan Tabukan berharap partisipasi aktif dari seluruh undangan yang telah disebar, agar kegiatan dapat berjalan efektif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
REMBUK STUNTING TINGKAT KECAMATAN TABUKAN TAHUN 2025
Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Tabukan 2025 Digelar, Fokus pada Percepatan Penurunan Stunting
Teluk Tamba, 25 Juni 2025 — Pemerintah Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, menggelar Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Tahun 2025 pada Rabu (25/6) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tabukan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menangani dan mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Rapat penting ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, seperti TP3S Kabupaten Barito Kuala, Danramil dan Kapolsek Tabukan, Kepala Puskesmas, penyuluh KB, para kepala desa, serta perwakilan organisasi perempuan seperti TP PKK dan DWP Kecamatan Tabukan.
Acara dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tabukan, Bapak Rahmad Noor, S.AP.
Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rencana aksi yang terukur dan sesuai dengan kondisi lokal, sehingga target nasional penurunan angka stunting dapat tercapai dengan lebih cepat dan efektif.
Penyerahan Bantuan Logistik Untuk Penanganan Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kecamatan Tabukan
BPBD Barito Kuala Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir di Tabukan dan Bakumpai
Tabukan – Dalam upaya penanganan tanggap darurat bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tabukan dan Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan penyerahan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Mei 2025, bertempat di Lapangan Posko Penanggulangan Banjir Kecamatan Tabukan dan Kantor Kecamatan Tabukan. Penyaluran bantuan dimulai sejak pukul 10.00 WITA dan berlangsung hingga selesai, di hdairi oleh Bapak Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., selaku Bupati Batola. undangan melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.
Bantuan logistik yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok harian seperti beras, makanan siap saji, air bersih, perlengkapan kebersihan, serta bantuan lainnya yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.
Tokoh masyarakat, Bapak Taufiq Rahman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyusul bencana banjir yang melanda wilayah tersebut selama hampir satu bulan terakhir.
"Alhamdulillah, kami dapat berkumpul dan menerima bantuan dari pemerintah. Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Batola, khususnya kepada Bupati," ujar Taufiq dalam sambutannya.
Banjir yang terjadi secara meluas di berbagai kecamatan memberikan dampak yang cukup serius, terutama bagi warga yang tinggal di pesisir sungai. Selain merendam rumah-rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan.
Di Kecamatan Marabahan dan sekitarnya, banjir turut berdampak pada sektor pertanian. Serangan hama tongro semakin memperburuk kondisi lahan pertanian yang sebelumnya sudah terendam air.
Dalam upaya pemulihan, masyarakat bersama aparat desa dan TNI telah melakukan kegiatan gotong royong dengan peralatan seadanya. Kepala desa bersama aparat dari Kodim juga telah memberikan imbauan kepada warga terkait langkah-langkah yang harus diambil dalam penanganan banjir dan pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Camat Tabukan, Bapak Rahmad Noor, S.AP, turut menyampaikan laporan mengenai dampak banjir di wilayahnya. Dari 11 desa yang ada di Kecamatan Tabukan, sebanyak 9 desa terdampak langsung. Total warga terdampak mencapai 9.359 jiwa.
"Terima kasih kami ucapkan kepada Bupati Batola atas bantuan yang sangat berarti ini. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat," ujar Rahmad Noor.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Plt. BPBD dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam upaya penanganan bencana. Pemerintah kecamatan, lanjutnya, akan terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
"Kami yakin, dengan semangat bersama, kita dapat bangkit lebih kuat dan lebih baik," tegasnya.
Rahmad Noor juga mengajukan beberapa usulan kepada pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan, di antaranya:
Perbaikan dan peninggian jalan dari Teluk Tamba sampai Muara Pulau,
Bantuan bibit padi untuk petani terdampak,
Bantuan rehabilitasi rumah rusak,
Bantuan bagi sekolah-sekolah yang terkena dampak banjir.
"Kami yakin, dengan dukungan semua pihak, Kecamatan Tabukan dapat bangkit dan menjadi lebih hebat lagi," pungkasnya.
Bupati Barito Kuala Soroti Dampak Banjir dan Perubahan Tata Guna Lahan: 1.226 Rumah Terendam di Kecamatan Kuripan
Barito Kuala – Bupati Barito Kuala, Bapak Bahrul Ilmi, dalam sambutannya menyoroti secara serius penyebab dan dampak banjir yang melanda tiga kecamatan di wilayahnya, yakni Kecamatan Kuripan, Tabukan, dan Barambai. Ia menjelaskan bahwa banjir tahun ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan tidak lepas dari faktor kiriman air dari wilayah hulu di Kalimantan Tengah.
“Banjir ini awalnya dari Puruk Cahu, lalu Teweh, dan baru sampai ke kita di Barito Kuala. Ini memang banjir tahunan, tapi tahun ini sangat berbeda. Ketinggian air yang masuk jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Bahrul.
Dalam kunjungannya ke Kecamatan Kuripan bersama Dinas Sosial, Bupati mengungkapkan penyebab lain yang memperparah kondisi banjir adalah perubahan tata guna lahan secara masif di sekitar wilayah aliran sungai.
“Sekarang lahan kiri dan kanan sungai sudah menjadi lahan sawit. Mereka membuat tanggul untuk melindungi kebun agar tidak tergenang. Akibatnya, air hanya bisa mengalir melalui alur Sungai Barito.
Fenomena pasang laut juga memperparah kondisi karena air dari hulu tertahan sehingga mengakibatkan peningkatan ketinggian air di dataran rendah. Berdasarkan data terakhir, di Kecamatan Kuripan tercatat sebanyak 1.226 rumah terdampak banjir.
Di Kecamatan Tabukan, dampak banjir juga cukup besar. Namun, bangunan rumah yang dibangun setelah tahun 2000 relatif lebih aman karena sudah memperhitungkan ketinggian banjir. Sementara itu, rumah-rumah lama dan infrastruktur jalan masih terendam.
“Jalan-jalan tetap tenggelam. Bahkan banyak warga yang lebih memilih naik jukung karena motor tidak bisa lewat. Ini yang perlu kita pelajari untuk antisipasi ke depan,” tambahnya.
Bupati menekankan pentingnya langkah perencanaan yang konkret dan berkelanjutan untuk menghadapi bencana serupa. Salah satu usulan yang disampaikan adalah peninggian rumah warga di wilayah rawan banjir sebagai prioritas utama.
“Kita data rumah-rumah yang rendah, dan jika anggaran memungkinkan, kita bantu untuk ditinggikan sedikit. Yang penting tempat tinggal mereka dulu yang kita amankan. Jalan nanti bisa kita pikirkan bertahap,” tegas Bahrul.
Ia berharap, langkah-langkah ini bisa menjadi pelajaran penting agar peristiwa serupa tidak terus terulang setiap tahun dan masyarakat dapat hidup dengan tenang di lingkungannya.