TABUKAN – Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi tanpa dapat diprediksi, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kecamatan Tabukan menggelar aksi gotong royong di area lingkungan kantor, Rabu, 23 September 2026.

Fokus kegiatan menyasar area belakang kantor kecamatan dengan membersihkan sampah, mengumpulkan daun dan rumput kering, serta menebas semak liar yang tumbuh subur. Pembersihan bahan-bahan yang mudah terbakar ini dilakukan sebagai langkah preventif guna meminimalkan potensi pemicu api di sekitar lingkungan perkantoran.

Aksi mitigasi ini digagas oleh Camat Tabukan, Rahmad Noor, S.AP, yang turut terjun ke lapangan memungut dan mengumpulkan sampah serta menebas rumput bersama jajaran. Turut mendampingi di lapangan, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Kasi PM) Rahmadi dan Kasubbag Umum dan Kepegawaian (Umpeg) Maulani, S.Sos. Pelaksanaan kerja bakti dibagi ke dalam beberapa titik koordinasi:

  1. Pembersihan dan Penebasan Rumput: Dikoordinasikan oleh M. Fauzi, staf Operator Layanan Operasional, bersama rekan seprofesinya, Ilham, Yusran, dan Salahudin, serta dibantu oleh Taher dari bagian Layanan Administrasi Kependudukan.
  2. Pengumpulan Sampah: Dipimpin oleh Hapypy Alwy, staf Pengadministrasi Perkantoran, bersama Arsiparis Ailia, A.Md serta pegawai lainnya.

Pada waktu yang bersamaan, upaya peningkatan fasilitas pelayanan masyarakat turut dilakukan di dalam gedung kantor. Plt. Kasi Trantib, Ariansyah, bersama Plt. Kasi Kesra, Amat Hardiansah, mengoordinasikan pemasangan office nameplate (papan nama ruangan) yang diikuti oleh pegawai lainnya. Pemasangan ini bertujuan memberikan kejelasan navigasi dan kemudahan akses bagi masyarakat yang datang mengurus berbagai keperluan administratif.

Sementara itu di ruang kerja PKA, Plt. PKA Abtudin tetap fokus menyelesaikan penyusunan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang telah mendekati tenggat waktu (deadline), guna memastikan stabilitas dan kelancaran pelaksanaan anggaran serta program kerja kecamatan yang sedang berjalan. Gotong royong fisik di luar ruangan yang berpadu dengan ketertiban administrasi di dalam kantor ini menjadi langkah Pemerintah Kecamatan Tabukan untuk berkembang lebih baik dalam menjaga kesiapsiagaan lingkungan sekaligus mutu pelayanan kepada publik.

Langkah kecil ini sekaligus menjadi pengingat bahwa musim kemarau panjang maupun fenomena El Nino bukanlah penyebab utama terjadinya bencana karhutla jika manusia mampu menjaga alam dengan baik. Komitmen menjaga kelestarian lingkungan, memastikan ekosistem lahan gambut tetap basah dan terjaga, serta menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar merupakan kunci utama agar bencana kabut asap dan kerusakan ekosistem tidak terus berulang (Admin)