Pemerintah Kecamatan Tabukan, melalui Plt. Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib), Ariansyah (bagian kiri, tengah, menggunakan kacamata), menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kewaspadaan Dini Daerah Kabupaten Barito Kuala pada Kamis, 9 Juli 2026 dengan tema "Penurunan Potensi Konflik Melalui SI-POKO (Sistem Integrasi Potensi Konflik)".
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Kuala ini bertujuan untuk memperkuat sistem deteksi dini, koordinasi cepat, mediasi efektif, cegah konflik, dan ciptakan kondusif di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Kecamatan Tabukan menjadi salah satu dari 4 kecamatan prioritas dalam implementasi SI-POKO bersama Kecamatan Marabahan, Cerbon, dan Rantau Badauh. Diharapkan melalui sinergi lintas sektor, tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif demi mendukung terwujudnya BATOLA SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu, Unggul) Menuju Indonesia Emas.
Semoga hasil dari FGD ini dapat semakin memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan masyarakat di Kecamatan Tabukan. (Admin)